JABAR EKSPRES – Jawa Barat absen mendapatkan status sebagai Provinsi Layak Anak (Provila). Hal itu lantaran kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Jabar masih tergolong tertinggi.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) baru saja merilis sejumlah provinsi yang dikategorikan layak anak. Pihaknya memberi penghargaan kepada 13 provinsi untuk menyandang status layak anak tahun ini.
Yaitu, Provinsi Bali, Provinsi Banten, Provinsi D.I Yogyakarta, Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Gorontalo, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Kalimantan Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Lampung, Provinsi Riau, dan Provinsi Sumatera Barat. Sementara untuk Provinsi Jawa Barat absen.
Baca Juga:Korban Anak dan Perempuan Terus Bertambah, KBB Darurat Kekerasan!Bagai Fenomena Gunung Es, Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Cimahi Naik-Turun
Di sisi lain, berdasarkan data Simfoni-PPA yang diakses Senin (11/8) jumlah kasus kekerasan di Jabar tembus 1.933 kasus. Angka itu menempatkan posisi Jabar teratas dalam kasus itu dibandingkan dengan provinsi lain.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan turut merespons hal itu. Ia menyebut bahwa pihaknya bakal mendalami kondisi tersebut.
“Kami sedang berusaha untuk bekerja yang terbaik. Masalah penghargaan itu kami serahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat. Kami bukan tidak butuh penghargaan, tapi utamakan dampak ke masyarakat,” cetusnya, Senin.
Erwan melanjutkan, pihaknya bakal mendalami ke dinas terkait atas absennya nominasi itu. “Akan kami coba cek kenapa tidak masuk dalam kategori penghargaan di tingkat pemerintah pusat. Nanti akan koordinasi dengan dinas terkait,” cetusnya.
Erwan menegaskan, Pemprov berkomitmen untuk memberikan perlindungan terhadap anak. “Kami sangat berkomitmen. Seperti kemarin pada saat pelayanan hari anak nasional, kami sampaikan akan berikan pelindungan yang terbaik untuk anak-anak,” cetusnya.
Di sisi lain, dalam perayaan Hari Anak beberapa waktu lalu, Pemprov Jabar memang membuat acara untuk pecahkan rekor MURI. Namun tampaknya hal itu belum signifikan, sehingga Jabar tidak masuk dalam Provila. (son)
