Hadir dalam agenda tersebut, Direktur Teknologi dan Manajemen Risiko, Amalia Maya Fitri, Direktur Operasi Len, Iqbal Fikri dan Komisaris Independen Len, Eddy Syahputra Siahaan, Kapuslaiklambangja AU Marsda TNI Andi Wijaya, S.Sos, beserta perwakilan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, perwakilan dari TNI AD, TNI AL, dan TNI AU menjadi saksi atas keberhasilan test flight UAV DID 3.11.
Peluncuran UAV DID 3.11 BLOS merupakan simbol nyata komitmen Defend ID dalam mendorong kemandirian teknologi pertahanan nasional. Ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem industri UAV dalam negeri menuju daya saing global. “Melalui kegiatan uji terbang ini, kami juga menyatakan komitmen untuk melakukan percepatan penguasaan teknologi secara kolaboratif di lingkungan Defend ID, dengan melibatkan berbagai entitas yang memiliki kompetensi UAV, yaitu PT Len Industri (Persero), PT Dirgantara Indonesia, PT Len IOT serta mitra-mitra peneliti kami,” ujar Amalia Maya Fitri, Direktur Teknologi & Manajemen Risiko PT Len Industri (Persero).
Tentunya uji terbang hari ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian kemampuan teknologi UAV buatan dalam negeri, tetapi juga menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas ke depan, baik dalam pengembangan teknologi lanjutan, integrasi sistem, maupun implementasi nyata di medan operasi.
Baca Juga:Kumpulan Lirik Lagu G-Dragon yang Diprediksi Ada di Konser ÜbermenschPrediksi Setlist Konser G-Dragon Jakarta 2025, 21 Lagu Siap Mengguncang Indonesia Arena
Tak kalah penting, Len berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan TNI dan Kementerian Pertahanan, bersama-sama mewujudkan sistem pertahanan nasional yang cerdas, mandiri, dan berdaulat. Kolaborasi antara industri dan para pemangku kepentingan pertahanan merupakan kunci dalam membangun kekuatan nasional di sektor strategis ini.
Sebagai bentuk dedikasi dan cinta tanah air, capaian ini dipersembahkan sebagai hadiah untuk Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Semoga langkah ini menjadi awal dari lompatan-lompatan besar lainnya dalam mewujudkan kedaulatan teknologi dan kemajuan industri pertahanan nasional.**
