“Sebelum COVID-19, dari Johor Bahru, Kuala Lumpur, dan Singapura saja bisa sampai 4 juta penumpang setahun. Itu angka yang besar,” tambahnya.
Ia pun mengajak semua pihak untuk mendukung upaya pengaktifan kembali Bandara Husein. Farhan menyebut bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah menyatakan dukungan, namun keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah pusat.
“Pemprov Jabar akhirnya menyampaikan bahwa kita semua sedang menunggu keputusan pusat. Mudah-mudahan bisa terealisasi, walaupun nggak bisa langsung, tapi pelan-pelan, kita optimistis,” pungkasnya. (Dam)
