Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya, menekankan bahwa penundaan pelantikan sama sekali bukan opsi. “Senin pagi (16/6/2025) semua pejabat baru harus sudah berjalan sesuai tugasnya. Adaptasi bisa dilakukan sambil bekerja karena masih dalam lingkup Pemkab Ciamis,” tegas Bupati usai acara pelantikan.
Dalam amanatnya, Bupati Herdiat Sunarya berpesan agar seluruh pejabat yang baru dilantik menjalankan amanah berdasarkan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) dengan mengedepankan loyalitas, dedikasi tinggi, dan prestasi kerja yang bersih.
“Rotasi ini adalah hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Jangan sia-siakan amanah besar ini. Utamakan prestasi dan jaga selalu nama baik instansi,” pesannya tegas.
Baca Juga:Gaspol! Jeje Targetkan Percepatan Tiga Sektor Prioritas Dalam 6 BulanMasa Depan Foden di Ujung Tanduk, Arsenal Siap Tampung Jika Didepak City?
Bupati juga memberikan peringatan keras agar para pejabat menghindari segala bentuk tindakan tercela yang dapat merusak citra dan kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Perbedaan langkah antara Banjar dan Ciamis ini menyoroti kompleksitas dan variasi kecepatan dalam proses birokrasi rotasi pejabat, meski dalam lingkup wilayah yang berdekatan.
Pemkot Banjar, dengan segala prosedur yang harus dilalui, masih terkatung-katung menunggu keputusan final dari Jakarta, yang berimbas pada tertundanya peremajaan dan penguatan struktur kepemimpinan daerahnya.
Sementara itu, Ciamis, meski harus mengambil langkah luar biasa dengan pelantikan malam hari di akhir pekan, telah memastikan sebagian besar posisi pimpinan kunci terisi dan langsung beroperasi pada hari kerja berikutnya.
“Di sisi lain, mata publik juga tertuju pada kapan Pemkot Banjar akhirnya mendapatkan lampu hijau dari Mendagri dan BKN untuk segera menggerakkan mesin birokrasinya dengan formasi pimpinan yang baru,” kata tokoh pemuda di Kota Banjar, Andi Maulana SH. (CEP)
