Pameran Aku Indonesia menampilkan cat air sebagai medium yang menyimpan “elan vital” atau daya hidup melalui kejutan visual dan intuisi pelukis.
“Unsur kejutan yang lahir dari aspek ketidakterdugaan menjadi berharga sebagai elan vital ketika persepsi intuitif bekerja dalam tegangan kesadaran,” pungkasnya.
