“Nah ini inti dari skema Ponzi: makin banyak rekrut, makin banyak duit. Tapi harus terus ada yang baru masuk biar sistem nggak jebol.” sebutnya.
4. Kenapa sistem ini belum scam?
Karena arus masuk duit dari member baru masih deras, jadi sistemnya masih bisa bayar “gaji”.
Tapi saat arus member baru mulai menurun (entah karena market jenuh atau banyak yang sadar), sistemnya bakal collapse. Sejarahnya udah ada: Vtube, KANTAR, Alimama, dll.
“Jadi, meskipun sekarang keliatannya aman dan cuan, bukan berarti itu bukan skema Ponzi. Justru ini fase paling “berbahaya” — kita merasa aman, padahal tinggal tunggu waktu ambruk.
Ingat: Ponzi bukan dilihat dari siapa yang untung duluan, tapi dari struktur sistem yang nggak sehat.
Kalau kalian mau jaga temen/keluarga dari risiko ini, mending sounding dari sekarang. Kita nggak anti cuan — tapi harus cuan dari sistem yang sehat dan berkelanjutan.” pungkasnya.
Baca Juga:Uang Langka 75 Ribu Jadi Harta Karun Rebutan Kolektor, Segini HarganyaSumedang Raih WTP ke 11 Kali, Bupati: Berkat Kerja Keras Semua Pihak
Postingan ini dengan sendirinya sudah menggambarkan bahayanya mengajak orang masuk ke dalam jaringan investasi bodong ini.
Apalagi ada yang mengajak suami, istri, ayah, ibu dan saudaranya untuk gabung, seperti menjerumuskan keluarga sendiri pada kemaksiatan dan berujung pada kemiskinan, karena mengalami kerugian secara berjamaah.
