Harus Diusut! Proyek Tempat Wisata Eiger Camp Diduga Langgar Perda KBU!

Proyek tempat wisata Eiger Camp saat ini tengah jadi sorotan para pegiat aktivis lingkungan Jawa Barat. Sebab diduga langgar Perda KBU
Proyek tempat wisata Eiger Camp saat ini tengah jadi sorotan para pegiat aktivis lingkungan Jawa Barat. Sebab diduga langgar Perda KBU
0 Komentar

Secara administratif KBU merupakan wilayah gabungan dari 4 (empat) daerah diantaranya adalah Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, dan Kota Cimahi.

Wilayah KBU merupakan daerah dataran tinggi dengan batas wilayah terendah berada pada ketinggian 750 mdpl (meter di atas permukaan laut).

Perda No. 2 Tahun 2016 membagi Kawasan Bandung Utara ke dalam dua zonasi yaitu Zona Lindung dan Budidaya. Untuk zona lindung terbagi menjadi Zona L1 dan L2.  Sedangkan zona budidaya terbagi menjadi Zona B1, B2, B3, B4, dan B5.

Baca Juga:Wujudkan Komitmen Bantu Warga, Nabati Dirikan PJU Jalan Desa Ciparay MajalengkaLenovo Legion 7i dan Legion 5i Miliki Performa Ciamik dengan Dukungan ColdFront: Hyper

Jika menelisik keberadaan Eiger Camp yang berada di Desa Karyawangi, diduga kuat tempat wisata tersebut berada di zona L1. Namun klaim dari pihak Eiger, tempat wisata tersebut berada di B4.

Zona L1 merupakan kawasan konservasi atau lindung utama yang meliputi kawasan lindung, terutama kawasan hutan lindung, hutan konservasi, koridor 250 (dua ratus lima puluh) meter kiri kanan Sesar Lembang.

Sedangkan pihak Eiger Camp, tempat wisata tersebut diklaim berada di zona B4 yang merupakan zona pemanfaatan terbatas perkotaan, merupakan kawasan dengan tingkat kepadatan wilayah sedang sampai tinggi.

Selain itu, untuk perizinan pembangunan di kawasan KBU, harus menempuh prosedur ketat dengan terlebih dahulu memenuhi syarat khusus yang disahkan melalui rekomendasi dari Gubernur.

Jika dugaan ini benar maka, bisa diapastikan, Eiger Camp telah menyalahi aturan dan perlu diusut tuntas atas adanya indikasi keterlibatan oknum-oknum ASN di Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat yang telah berani mengeluarkan izin. (yan).

0 Komentar