Aksi Pembukaan Lahan di Lereng Gunung Tangkuban Parahu Ancam Kawasan Resapan Air

Aksi pembukaan lahan berkala besar di lereng Gunung Tangkuban Parahu. Dok istimewa
Aksi pembukaan lahan berkala besar di lereng Gunung Tangkuban Parahu. Dok istimewa
0 Komentar

“Kita sangat menyayangkan aktivitas ini karena merusak bentang alam. Bakan masyarakat sekitar lapor sulit akses ke lokasi karena di pasang pagar dan dilarang pengembangan. Padahal lokasi itu juga salah satu akses pendakian ke Gunung Tangkuban perahu,” jelasnya.

Deni berharap pemerintah meninjau ulang proyek yang digadang-gadang bakal jadi tempat wisata baru itu. Pasalnya, pembukaan lahan berkala besar di Bandung Utara akan jadi bom waktu bencana besar bagi warga Cekungan Bandung.

“Daerah imbuhan akan terganggu karena merubah tata guna lahan. Itu pakai skema betonisasi yang berdampak pada hilangnya daerah resapan. Kalau hilang dampak banjir dan longsor,” tandasnya.

Baca Juga:Semakin Ramai, Puncak Arus Mudik di Jalur Nagreg Diprediksi Terjadi Malam IniPenyakit Stroke Ternyata Bisa Cepat Ditangani, Ini Caranya Penyembuhannya! 

Terpisah, Camat Parongpong Herman Permadi membenarkan terkait adanya proyek pembukaan lahan di lereng gunung Tangkuban perahu. Namun demikian, pihaknya tidak mengetahui status perizinan serta peruntukan aktivitas itu.

“Betul aktivitas proyek itu masuk wilayah Parongpong. Tapi saya tak tahu itu untuk apa karena dengan sistem perizinan OSS, kewilayahan baik desa atau kecamatan tidak lagi dilibatkan,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar