Dan sejak itu dia sadar sudah mengalami penipuan, dia langsung menuntut ASR leader Jawa Tengah untuk mengembalikan dananya, namun ASR berdalih juga tertipu karena tahu WPONE dari temannya yang bernama Akila.
“Namun kami menduga Akila ini sosok Fiktif karena dicari hingga Jakarta tidak pernah ketemu,” ungkapnya.
Kisah seperti Ryan ini sangat banyak, mereka rela menjual berbagai harta dan asetnya demi bisa deposit untuk mendapat keuntungan lebih besar, bahkan ada yang sampai utang atau menggunakan pinjaman online.
Baca Juga:Dedi Mulyadi Ajak OJK Berantas Bank Gelap dan Pinjol IlegalKebersamaan di Bulan Ramadhan, Stylo Club Bandung Gelar Buka Puasa Bersama
Dan kini setelah Aplikasi WPONE terbukti sebagai penipuan, kerugian dari seluruh anggotanya diudga mencapai puluhan miliar. Kini para korban tengah mencari cara untuk bisa mendapatkan kembali dananya yang sudah keluar.
Padahal sudah banyak peringatan dan edukasi tentang bahayanya investasi bodong yang berpotensi merugikan mayarakat.
