“Termasuk perumahan, nanti akan kita data kembali, karena harus ada resapan air, itu penting,” ungkapnya.
“Kalau sudah ada terima kasih tapi bagi (developer) yang belum (menyediakan resapan air atau Ruang Terbuka Hijau/RTH), harus diadakan sesuai aturan, agar air dapat diserap tidak langsung ke bawah,” lanjut Dony.
Orang nomor satu di Kabupaten Sumedang itu berharap, melalui penanganan jangka pendek dan menengah tersebut, wilayah Kecamatan Cimanggung tak dihantui lagi oleh banjir.
Baca Juga:Dewan Harap Kebiasaan Harga Kebutuhan Pokok Naik Jelang Lebaran Bisa DiputusIdentitas Pelaku Pengeroyokan Jukir di Cimaung Dikantongi, Polisi Buru Para Terduga!
“Tahun depan tidak terjadi lagi banjir, jadi saya tongkrongin (normalisasi ini). Desainnya sudah ada di BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai), jangan sampai lupa nanti kemarau (tertunda pengerjaannya),” pungkas Dony. (Bas)
