Pemprov Siap Ganti Rugi Investor Rp40 M, Jaswita hanya Dapat 6,5 Persen dari Omset Wisata Puncak Bogor

Sejumlah bangunan di Hibisc Fantasy Puncak nampak telah diratakan.
Sejumlah bangunan di Hibisc Fantasy Puncak nampak telah diratakan.
0 Komentar

Bahkan, Dedi menduga bahwa PT Jaswita atau PT JLJ hanya dijadikan cover agar proyek itu lancar. Atau istilahnya pinjam bendera.

“Yang punya duit siapa, ini Jaswita hanya dipakai cover saja,” cetusnya.

Kemudian, Dirut PT JLJ Angga Kusnan menjelaskan bahwa pembangunan wahana wisata itu merupakan duit dari pemodal atau investor.

“Ada investor yang tergabung dalam konsorsium. Investasinya Rp40 miliar,” katanya.

Baca Juga:Puasa Sehat, Tubuh Kembali Bersih: Pentingnya Air Murni untuk DetoksDua Orang Pengedar Uang Palsu di Lembang Ditangkap Polisi!

Dalam berjalannya usaha, PT JLJ bakal mendapat bagi hasil dari operasional wahana di kawasan puncak itu. “Kami dapat 6,5 persen dari omset,” imbuhnya.

Pemprov Mau Ganti Rugi Investor

Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi juga menyampaikan keinginannya untuk mengembalikan kawasan itu ke fungsi awalnya  sebagai kawasan resapan air.

Jika perlu agar tidak merugikan investor juga, Pemprov Jabar siap mengganti uang investasi yang telah masuk.

“Pemprov Jabar itu bukan miskin. Lebih baik ganti ke investornya Rp 40 miliar. Sudah lah kembalikan lagi ke fungsinya. Kami juga gak mau merugikan orang,” jelasnya.

Menurut Dedi langkah itu juga perlu mengikuti ketentuan yang ada. Artinya. jika diperkenankan secara regulasi bakal dilakukan.

“Lebih baik kembalikan lagi pada fungsinya. Tetap dalam pengawasan Jaswita. Tapi akan kami hutankan lagi,” cetusnya.

Dedi berharap langkah itu bisa menjadi pelajaran dan contoh bagi semua pihak. Artinya para pelaku usaha maupun masyarakat tidak lagi membuka usaha yang berdampak pada alih fungsi lahan di kawasan Puncak Bogor.(son)

0 Komentar