Terkait proses surutnya air, Ahmad menyebut bahwa banjir biasanya reda dalam waktu 24 jam jika menggunakan mesin penyedot air. Namun, tanpa alat tersebut, air bisa bertahan hingga tiga hari.
“Rutinitas normalisasi ya cuman pengerjaan pembabadan rumput aja gitu. Jadi pengerukan nggak ada. Nah, itu ya harapan warga kami itu sampai ke pengerukan gitu. Jadi supaya signifikan ketika hujan datang, aliran lancar gitu. Kalau Sungai Cipeso lancar, otomatis ya pembuangan dari selokan komplek kami lancar juga,” pungkasnya.
