Lapas Banjar Revitalisasi Lahan Pertanian, Ternyata Ini Tujuannya!

Warga binaan Lapas Kelas llB Banjar saat mengolah tanah menjadi lahan perkebunan di area lapas. (Foto: Istimewa)
Warga binaan Lapas Kelas llB Banjar saat mengolah tanah menjadi lahan perkebunan di area lapas. (Foto: Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjar mengambil langkah progresif dalam mengintegrasikan program pembinaan narapidana dengan upaya strategis ketahanan pangan.

Lapas setempat memulai revitalisasi lahan pertanian di area dalam dan luar kompleks penjara, sebagai bagian dari inisiatif pemberdayaan warga binaan dan optimalisasi sumber daya lokal.

Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menjawab dua tantangan sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan eksternal dan menyiapkan mantan narapidana agar mampu mandiri pasca-bebas.

Baca Juga:Budi Waluya Akhiri Tugas sebagai Pj Bupati Ciamis, Ucapkan Terima Kasih atas Sinergi Selama 3 BulanKabupaten Ciamis Bakal Miliki Dua Exit Tol Getaci, Disini Lokasinya!

Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan lokal, tetapi juga menjadi model pembinaan yang berkelanjutan, mengubah lahan lapas dari sekadar tembok pengasingan menjadi ruang pembelajaran yang hidup dan produktif.

“Saya merasa lebih optimis. Ilmu ini bisa saya terapkan di kampung nanti,” ujar salah seorang peserta yang tengah menjalani pembinaan di Lapas Banjar.

Antusiasme serupa terlihat di antara peserta lain, yang kini mulai melihat masa tahanan sebagai fase persiapan menuju reintegrasi sosial. (CEP)

0 Komentar