Ia menambahkan, sementara untuk komponen eksternal skor SPI Bandung Barat mencapai 88,31 persen. Sedangkan komponen eksper skor Bandung Barat hanya 67,98 persen
“Untuk komponen eksternal kita bersyukur cukup besar artinya masyarakat menilai Pemerintah Kabupaten Bandung Barat cukup baik,” katanya.
“Adapun untuk meningkatkan komponen eksper yang masih rendah ini berkaitan dengan komitmen pimpinan daerah dan seluruh kepala perangkat daerah karena berkaitan dengan banyak lembaga lain seperti BPK, Kejaksaan, Advokat, Kepolisian, dan lainnya. Ke depan harus ada kekompakan sama-sama bantu,” lanjut Yadi.
Baca Juga:Pemkab Ciamis Bentuk Satgas Kawasan Tanpa RokokBupati Bandung Minta OPD Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas 50 Persen
Terakhir komponen faktor koreksi, karena hasil indeks integritas satu wilayah juga dipengaruhi oleh faktor koreksi terhadap keseluruhan skor SPI. KPK mencatat dua komponen koreksi yaitu fakta korupsi dan pelaksanaan SPI.
Tahun ini, faktor korupsi dari kasus korupsi di Bandung Barat 0 persen. Komponen koreksi paling besar justru terpengaruh pelaksanaan SPI yakni sebesar 5,81 persen.
“Ini karena banyak yang isi survei gak sampai beres, terus ada data yang disampaikan ke tim KPK gak clean. Memang rata-rata faktor koreksi pasti ada, gak bisa dipungkiri karena ada data anomali. Tapi kami bertekad faktor koreksi tahun depan gak signifikan, minimal dibawah 5 lima poin, agar tak mengurangi skor,” tandasnya. (Wit)
