Terekam CCTV, Polisi Beberkan Fakta Terbaru Terkait Meninggalnya Mahasiswi UPI di Gedung Gymnasium

Terekam CCTV, Polisi Beberkan Fakta Terbaru Terkait Meninggalnya Mahasiswi UPI di Gedung Gymnasium
ilustrasi jenazah
0 Komentar

Tim forensik segera melakukan pemeriksaan setelah menunggu surat permintaan visum.

Namun pemeriksaan ini keterbatasan produsedur karena pihak keluarga korban menolak autopsi sehingga menjadi penghalang untuk mengetahui penyebab kematian.

“Namun keluarga korban menolak dilakukan autopsi sehingga tim forensik hanya melakukan pemeriksaan luar,” ungkap dr. Nurul saat konferensi pers di Mapolrestabes Bandung pada Sabtu (28/12/2024).

Dari hasil pemeriksaan tersebut korban mengalami luka memar dan lecet di wajah, luka robek pada tungkai kanan bawah, patah tulang di tungkai kanan atas, serta darah yang keluar dari mulut, hidung dan telinga korban.

Baca Juga:Momen Libur Nataru, Pengunjung Tahura Djuanda Alami PeningkatanRefleksi Akhir Tahun! Indikator Makro Pemprov Jabar Belum Tercapai, Ketimpangan Masih Memprihatinkan

Menurut dr. Nurul, distribusi luka berada di sisi kanan tubuh, menunjukan kemungkinan korban jatuh ke sisi tersebut.

“Karena ini hanya pemeriksaan luar jenazah, tentu sebab mati (penyebab kematian korban) tidak ditentukan karena, kami (tim forensik) tidak bisa melihat kondisi di dalam tubuh jenazah,” jelasnya.

Namun, ia menduga ada patah tulang tengkorak yang tidak terlihat dari luar.

0 Komentar