Bahkan, koperasi kini mampu memberikan pinjaman modal sebesar Rp5 juta hingga Rp20 juta per pedagang serta menyuplai beberapa kebutuhan komoditas pedagang.
Pemerintah Kota Cimahi, melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disdagkoperin), terus mendukung koperasi ini agar tetap berjalan dan memberikan manfaat bagi para pedagang.
“Kami berada di bawah naungan Pemkot Cimahi, khususnya Disdagkoperin. Mereka memberikan bimbingan, arahan, dan pengawasan kepada kami,” tandas Jefri.
Baca Juga:BPR Hasil Merger Terima Ijin Usaha OJKJumlah Penumpang Pesawat Diprediksi Tembus 9,27 Juta Orang Selama Libur Nataru
Koperasi Paguyuban Pasar Cimindi kini menjadi solusi nyata bagi pedagang yang terdampak mandeknya BPR, sekaligus memberikan harapan baru bagi keberlangsungan usaha di Pasar Cimindi. (Mong)
