Menguras Air Mata, ini Review Penonton Film “Bila Esok Ibu Tiada” yang Sedang Tayang di CGV MIM Bandung

Review Film "Bila Esok Ibu Tiada" yang tayang di CGV MIM Bandung
Review Film "Bila Esok Ibu Tiada" yang tayang di CGV MIM Bandung
0 Komentar

Tiga tahun berselang, anak-anak Rahmi tumbuh dengan karakternya masing-masing. Ranika sebagai anak pertama atau sulung harus menjadi tulang punggung keluarga. dan membuatnya menjadi sosok yang otoriter dan terlalu mengatur adik-adiknya.

Rangga sebagai anak kedua telah menikah dan berprofesi sebagai musisi, namun belum mendapatkan proyek, sehingga masih disebut sebagai pengangguran oleh Ranika.

Hal ini membuat Rangga marah, apalagi disampaikan saat semua kumpul di hari ulang tahun sang ibu, bukannya menjadi hari yang membahagiakan, justrtu acara tersebut hancur, karena perdebatan sengit diantara anak-anak Rahmi yang berujung membuat Rahmi bersedih.

Baca Juga:Link Download Aplikasi Penghasil Uang Tercepat, Dapat Rp50.000 Hanya Hitungan DetikHanya Masukkan Nomor HP Bisa Langsung Cair Rp50.000 dari Saldo DANA

Keempat bersaudara itu pun menjadi renggang akibat interaksi yang tidak harmonis. Masalah lain ikut muncul di tengah persoalan yang belum tuntas. Rahmi yang ternyata mengidap sebuah penyakit semakin merasa kesepian saat tidak ada satupun anaknya yang bisa meluangkan waktu menemaninya ke rumah sakit,

Juga permasalahan antara Rania dan Ranika yang kian meruncing, karena salah faham tentang orang yang disukainya hingga memunculkan konflik hubungan segitiga.

Situasi itu membuat hubungan mereka semakin parah. Rahmi yang menyaksikan segala macam konflik juga ikut terdampak karena kondisi kesehatannya memburuk.

Padahal, ia berharap anak-anaknya itu bisa menjadi saudara yang akur, terutama ketika kelak dirinya berpulang menyusul sang suami. Harapan itu pun semakin ciut ketika Rahmi melihat keempat anaknya.

Bila Esok Ibu Tiada diarahkan Rudi Soedjarwo dengan naskah garapan Oka Aurora. Sutradara itu dikenal lewat berbagai film hit, seperti Ada Apa dengan Cinta? (2002), Mengejar Matahari (2004), Mendadak Dangdut (2006), 5 Elang (2011), hingga Sayap Sayap Patah (2022).

Film itu dibintangi Christine Hakim, Slamet Rahardjo, Adinia Wirasti, Fedi Nuril, Amanda Manopo, Yasmin Napper, Baim Wong, Nunu Datau, hingga Immanuel Caesar Hito. Bila Esok Ibu Tiada menjadi film terbaru yang diproduksi Leo Pictures.

0 Komentar