Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali menunjukkan bakti dan kontribusi sosial yang tinggi dengan melakukan proyek pengabdian kepada masyarakat di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) ITB dengan proyek berjudul Pembangkit Listrik Pico-hydro Portable Modifikasi untuk Pemanenan Rotan di Hutan Pedalaman Desa Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat. Pengabdian masyarakat ini dipimpin oleh Dr. Bryan Denov, S.T., M.T. dari Kelompok Keahlian (KK) Teknik Ketenagalistrikan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB beserta anggota yang terdiri atas Dr. Ing. Deny Hamdani, S.T., M.Sc., dan Dr. Ir. Syarif Hidayat, MT. dari STEI ITB, Ramadhani Eka Putra, S.Si., M.Si., Ph.D. dari Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB, serta Muhammad Alfatha Kurniadi yang merupakan tim teknis lapangan. Kegiatan ini juga memberikan peluang untuk melaksanakan Kegiatan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) pada tiga orang mahasiswa, yang terdiri atas Ridwan Fauzan Dhoifullah (NIM 18022043), Moses Yohanes Daryl Hutapea (NIM 18022042), dan Shafar Zidan Nugraha (NIM 18022021) dari program studi Teknik Tenaga Listrik, STEI ITB.
Pada proyek ini, telah didesain pembangkit listrik tenaga air dengan skala kecil (pico-hydro) dengan kapasitas 1 kilowatt (kW) untuk menyuplai dan mengirim tenaga listrik yang dapat dimanfaatkan oleh warga Desa Sumpur Kudus sebagai penerangan di dalam Hutan saat kegiatan pemanenan rotan.

(a) (b)
Gambar lokasi pemasangan: (a)Potret pemandangan hutan pedalaman di Desa Sumpur Kudus; (b) Posisi rencana pemasangan alat Pembangkit Listrik Pico-hydro
Baca Juga:Disebut Paling Punya Kompetensi Atasi Masalah Kota Bandung, Relawan Napak Tilas dan Legend Persib Dukung Penuh Dandan RizaPembudidaya Lele di Langensari Kesulitan Pakan Cacing Sutra, Muhklis: Ini Bisa Jadi Peluang Usaha!
Kegiatan ini diawali dengan survei ke lokasi pemasangan pembangkit di Desa Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat oleh Tim Pico-hydro. Ridwan Fauzan dan Alfath melaporkan bahwa debit aliran air yang ada di lokasi cukup deras, tinggi, dan diprediksi cukup untuk membangkitkan tenaga listrik dalam skala kecil. Setelah melakukan survei, dilakukan perancangan, desain, dan pembuatan (perakitan) rangkaian alat dari segi mekanis maupun elektrik untuk pembangkit listrik. Pembuatan dan pengerjaan mekanis bangunan untuk aliran air pembangkit yang meliputi bendungan air, turbin air, dan as (shaft) turbin air bekerja sama dengan Bengkel Tubilac yang berlokasi di Cikutra, Bandung. Di bawah ini merupakan gambar komponen inlet, turbin dan generator Pico-hydro serta kegiatan pengujian yang dilakukan di Cikutra, Bandung.
