“Pemerintah melalui PUPR terus memantau kondisi sarana dan prasarana sekolah untuk memastikan bangunan-bangunan tersebut aman dan layak dalam menghadapi berbagai ancaman bencana,” jelasnya.
“Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan sekolah, kami yakin kita dapat mengurangi risiko bencana dan melindungi masyarakat, terutama generasi muda,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi Fitriandy Kurniawan dalam laporannya menjelaskan tujuan dari kegiatan S/MAB tersebut. Selain membangun budaya siaga dan budaya aman, juga menyebarluaskan pengetahuan kebencanaan kepada masyarakat lewat satuan pendidikan. (Mong)
