JABAR EKSPRES – Harga emas Antam naik lagi di tengah kenaikan harga emas global. Simak faktor-faktor yang memengaruhi harga logam mulia ini dan potensi harganya ke depan.
Harga emas logam mulia dari PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali mengalami kenaikan. Harga ini dipengaruhi oleh pergerakan positif harga emas dunia yang membuat emas Antam ikut beranjak ke zona hijau. Bagi para investor emas, ini bisa menjadi sinyal baik untuk memantau perkembangan pasar logam mulia.
Pada Jumat (8/11/2024), harga emas Antam tercatat di Rp 1.527.000 per gram, naik Rp 14.000 dari hari sebelumnya. Sementara, harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam berada di Rp 1.381.000 per gram, bertambah Rp 15.000 dari posisi sehari sebelumnya. Kenaikan harga ini tentunya disambut positif oleh para pemilik emas yang mempertimbangkan nilai investasi jangka panjang.
Baca Juga:Video Lydia Onic 12 dan 9 Menit Viral di Medsos, Warganet Berburu Link!10 Cara Terbaru 2024 Dapat Uang Rp500 Ribu dalam Sehari , Berikut Pilihannya!
Penurunan suku bunga acuan yang dilakukan oleh Gubernur The Fed Jerome Powell menjadi salah satu faktor pendorong harga emas global. Langkah ini juga mencerminkan upaya bank sentral AS dalam mempertahankan daya tahan ekonomi dan menjaga stabilitas pasar tenaga kerja. Ini adalah kali kedua The Fed menurunkan suku bunga secara berturut-turut setelah pemangkasan pertama sebesar 50 bps pada September lalu. Dengan adanya penurunan suku bunga ini, emas menjadi lebih menarik karena sifatnya sebagai aset non-yielding atau tidak memberikan imbal hasil, sehingga semakin dicari saat suku bunga turun.
