BPS Jabar Imbau Waspadai Komoditas Jasa Periklanan Naik di Momen Pilkada

Plt Kepala BPS Jabar Toto Abdul Fatah menyampaikan tren inflasi Agustus, Senin (2/9)
Plt Kepala BPS Jabar Toto Abdul Fatah menyampaikan tren inflasi Agustus, Senin (2/9)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar mengingatkan lonjakan komoditas jasa periklanan jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Biasanya komoditas itu akan naik karena tingginya permintaan.

Hal itu diungkapkan Plt Kepala BPS Jabar Toto Abdul Fatah, Senin (2/9). Toto mengungkapkan, dalam perhelatan pilkada akan sering terlihat di pinggiran jalan bertebaran alat sosialisasi atau alat peraga kampanye. Misalnya spanduk, baliho ataupun bilboard. “Itu biasanya kan banyak di jalan-jalan,” tuturnya.

Tetapi, yang perlu diperhatikan pada momen pilkada lainnya adalah terkait stabilitas harga di pasar. Misalnya ada bacalon yang menggelar program bantuan sosial (bansos) atau bazar murah.

Baca Juga:Antisipasi Darurat Pangan, Kementan Perluas Lahan Pertanian di KaltimCegah Virus MonkeyPox, Penumpang dari Luar Negeri di Bandara Soetta Wajib Isi Keterangan SatuSehat

Sedangkan komoditas yang dominan memberikan andil inflasi y-on-y pada Agustus ini di antaranya, beras 0,53 poin, emas perhiasan 0,32 poin, sigaret kretek mesin 0,15 poin, kopi bubuk 0,10 poin dan cabai rawit 0,09 poin. Sedangkan yang beri andil devlasi adalah telepon seluler -0,02 poin, daging ayam ras -0,03 poin, tomat -0,05 poin, bawang merah -0,06 poin dan telur ayam ras -0,11 poin.(son)

0 Komentar