“Jadi saya mendorong penerapan teknologi, baik itu bibitnya, baik itu sistem pengairannya, baik itu pupuknya, baik itu kita cek tanahnya, unsur haranya, seperti apa dan lainnya. Itu benar-benar ke petaninya itu ngajarin mesti hand-to-hand. Gak bisa kita diseminarkan 1-2 hari, terus jalan-jalan gak bisa,” tuturnya.
Lahir dari Anak Seorang Petani, Wamentan Akui Paham Persoalan Petani dan akan Terus Berikan Inovasi
