Suasana Duka Menyelimuti Keluarga Pemain Sepak Bola Kabupaten Bandung U-14 yang Meninggal Saat Akan Bertanding

Ayah dari Almarhum Difka, Dian Diana (40) (Tengah) saat mengenang almarhum di kediamannya di Kampung Mulyasari, Desa Gandasari, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Kamis (27/6/2024). Foto Agi Jabar Ekspres
Ayah dari Almarhum Difka, Dian Diana (40) (Tengah) saat mengenang almarhum di kediamannya di Kampung Mulyasari, Desa Gandasari, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Kamis (27/6/2024). Foto Agi Jabar Ekspres
0 Komentar

Bercita-cita menjadi pemain tim nasional Indonesia

Dian menjelaskan, memang sedari kecil anaknya ini memang sudah menyukai olahraga sepak bola ini. Sehingga ketika beranjak kelas 6 SD dimasukkan ke SSB Putra Banjaran.

“Dari kecil memang suka bola makanya dimasukan ke SSB Putra Banjaran,” ujar Dian.

Dian menjelaskan, semangatnya terhadap sepakbola membuat keluarganya juga ikut bersemangat mengantarkan atau mendampingi anaknya untuk terus bermain sepak bola.

Baca Juga:Timwas Haji DPR Soroti Penundaan Kepulangan Jamaah ke Tanah AirLewat Bloodshed Tour 2024, UBERNOIZE siap Menggebrak Lima Kota

Atas kerja kerasnya, Difka pun bahkan berhasil masuk tim sepak bola Kabupaten Bandung dan berlaga di Kejurda saat duduk di bangku kelas satu SMP.

“Cita-citanya memang masuk timnas. Tapi anak saya bisa masuk tim Kabupaten Bandung saja, saya sudah bangga,” kata Dian sambil meneteskan air mata.

Sempat ingin pulang dan berkata laga terakhirnya

Sementara itu, Septi Diana Putri (34), ibu Difka, juga sangat terpukul dengan kepergian anak pertamanya. Sebelumnya, Difka yang jarang sakit dan memiliki fisik kuat, tiba-tiba meninggal dunia diduga akibat terjatuh di toilet sebelum bermain di laga penyisihan Kejurda Jawa Barat.

0 Komentar