JABAR EKSPRES – Teroris Papua yang lebih dikenal dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berbuat huru-hara.
KKB menyerang Sertu Mar Usmunandar anggota TNI AL dari pasukan Detasemen Jalamangkara hingga tewas di Puncak Jaya, Papua pada hari Minggu (17/3).
Dalam kondisi tragis tersebut, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian prajurit terbaik TNI AL itu. Melalui akun resmi @puspentni, beliau mengungkapkan pesan penghormatan dan doa agar Allah SWT mengampuni segala dosa dan kesalahan almarhum.
Baca Juga:OJK: Aplikasi Penghasil Uang Smart Wallet dan BBH Dipastikan Penipuan!Ekonom: Menjadikan Jakarta Menjadi Kota Bisnis Butuh Rencana Jangka Panjang
Dankormar menegaskan bahwa kehilangan Sertu Marinir Ismunandar adalah duka yang mendalam bagi Korps Marinir, menggambarkan almarhum sebagai sosok yang sangat setia, fokus pada tugasnya, dan dicintai.
“Kita telah kehilangan prajurit terbaik, almarhum adalah sosok yang sangat loyal dan fokus pada tugas, dihormati dan dicintai oleh keluarga dan rekan-rekannya di Korps Marinir terutama di jajaran Denjaka. Kami mendoakan agar almarhum Sertu Marinir Ismunandar diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujar Dankormar kepada pihak keluarga almarhum dikutip dari Dispen Kormar TNI AL.
Sertu Mar Ismunandar, yang merupakan seorang Prajurit Petarung Korps Marinir, telah menunjukkan keberanian dan profesionalitasnya dalam menjalankan tugasnya. Namun, nyawa beliau harus terenggut dalam sebuah serangan tragis yang dilakukan oleh Teroris KKB di Distrik Muara, Puncak Jaya, Papua.
“Prestasi dan pengabdiannya menjadi Prajurit Petarung Korps Marinir yang handal dan tak kenal takut selama bertugas tidak terbantahkan. Para kolega, sejawat seperjuangan menggambarkan sosok Sertu Marinir Ismunandar sebagai contoh yang luar biasa dalam hal dedikasi, semangat, dan jiwa patriotisme baik di basis maupun di medan tugas,” tulis Dispen Kormar TNI AL.
