JABAR EKSPRES – Dalam rangka mengatasi tantangan bencana alam dan sosial, Dinas Sosial Kota Cimahi merencanakan kegiatan untuk tahun 2024, bertujuan melindungi serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.
Agustus Fajar Senjaya, Kabid Perlindungan Jaminan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Cimahi, mengatakan Kegiatan utama pertama yaitu Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam dan Sosial Kabupaten/Kota.
“Pelayanan Dukungan Psikososial diharapkan dapat membantu korban mengatasi trauma yang mungkin timbul,” ucapnya.
Baca Juga:Penyumbatan Saluran Air oleh Sampah Picu Banjir di Cihanjuang CimahiPemkot Bandung Sebut Hunian Vertikal Mampu Kurangi Masyarakat Terdampak Bencana Banjir
Kegiatan utama kedua, “Penyelenggaraan Pemberdayaan Masyarakat Terhadap Kesiapsiagaan Bencana Kabupaten/Kota.” Agustus menyoroti strategi pemberdayaan masyarakat sebagai kunci utama dalam menghadapi bencana.
“Sub kegiatan pertama, Koordinasi, Sosialisasi, dan Pelaksanaan Kampung Siaga Bencana, akan melibatkan Tagana dengan pembinaan setahun tiga kali, peningkatan kapasitas melalui pelatihan intensif selama dua hari bagi 40 orang, dan Tagana Masuk Sekolah di lima sekolah sasaran,” terangnya.
“Sub kegiatan kedua, Koordinasi, Sosialisasi, dan Pelaksanaan Taruna Siaga Bencana, fokus pada pembinaan Kampung Siaga Bencana di tiga kelurahan (Leuwigajah, Cipageran, dan Padasuka),” tambah Agustus.
