Adapun terkait adanya banjir ini menurut Dadang lantaran masih kurangnya resapan di wilayah hulu.
Pihaknya juga sudah mewanti-wanti agar terus melakukan penanaman guna menahan kejadian banjir terjadi.
“Saya sudah wanti-wanti, semenjak tahun 2023 pun kita sudah melakukan penanaman pohon tentunya di daerah konservasi. Terutama di daerah utara,” kata dia
Baca Juga:Sejumlah Daerah di Jabar Serentak Diterjang Banjir, Pemerintah Dinilai Gagal Kelola Tata RuangRibuan Rumah Terendam Banjir, PJ Gubernur Jabar Kunjungi Lokasi Jebolnya Tanggul Sungai Cigede Dayeuhkolot
Dirinya pun sudah melakukan rapat dengan APKASI jika akan ada ada program bagi lahan-lahan kritis yang nantinya bisa diprioritaskan.
“San dikerjasamakan dengan kementerian dan sebagainya. Kita harus mengembalikan alam kepada peruntukannya yang disesuaikan dengan tata ruang,” pungkasnya
