Cabai jadi Penyumbang Inflasi Tertinggi di Jabar

Cabai jadi Penyumbang Inflasi Tertinggi di Jabar
Pedagang cabai di Pasar Induk Gedebage, Kota Bandung. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, Marsudijono mengatakan cabai menjadi komoditas penyumbang inflasi tertinggi di Jawa Barat. (Pandu Muslim/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pedasnya harga cabai beberapa hari terakhir ternyata berdampak signifikan terhadap perekonomian Jawa Barat. Cabai menjadi komoditas tertinggi penyumbang inflasi di Jabar secara m-to-m pada November 2023.

Berdasar data rekapitulasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar, pantauan harga cabai, per hari Jumat, 1 Desember 2023, di pasar-pasar tradisional di Bandung saat ini juga masih tinggi, walaupun sudah turun. Cabai merah harganya masih di angka Rp88 ribu, sedangkan cabai rawit merah masih di angka Rp97 ribu.

Marsudijono menambahkan, selain komoditas penyumbang inflasi tapi juga ada beberapa komoditas yang menjadi penyeimbang. Yakni komoditas penyumbang devlasi.

Baca Juga:Panwaslu Cimahi Utara Temukan Perubahan Data PemilihSempat Distop, Kabupaten Bandung Diizinkan Lagi Kirim Sampah ke TPAS Sarimukti

Sementara itu inflasi Jabar jika dilihat secara y-on-y ada di angka 2,85 persen. Dari tujuh kota yang dicermati di Jabar, inflasi y-on-y tertinggi ada di Kota Bogor dengan 3,64 persen. Sedangkan terendah adalah Kota Bandung dengan 2,36 persen. (son)

0 Komentar