Mengenal Karakter Naobito Zenin di Jujutsu Kaisen dan Teknik Terkutuknya

Sayangnya, meskipun usahanya yang pemberani dan kemampuan luar biasa, Naobito Zenin akhirnya meninggal selama Insiden Shibuya. Kematiannya menandai berakhirnya era klan Zenin dan meninggalkan kekosongan dalam dunia jujutsu. Kepala klan Zenin, sebagai simbol kekuasaan dan warisan, telah tiada. Kematian Naobito tidak hanya memengaruhi masa depan klan Zenin, tetapi juga mengubah dinamika kekuatan dalam dunia jujutsu, membuka jalan untuk peristiwa-peristiwa berikutnya.

Setelah Insiden Shibuya, rincian wasiat Naobito terungkap. Dalam surat wasiat yang dia tinggalkan untuk Ogi, Jinichi, dan Naoya Zen’in, awalnya menyebutkan Naoya sebagai kepala klan Zen’in yang ke-27. Namun, ada klausul alternatif dalam surat wasiat tersebut. Jika Gojo Satoru meninggal atau mengalami cacat mental, sesuai dengan perjanjian tertulis yang ditandatangani dengan Toji Fushiguro, Megumi akan diterima di klan Zen’in. Megumi akan menjadi kepala keluarga, dan semua aset akan diberikan kepadanya. Keputusan ini dipengaruhi oleh kekuatan kutukan yang kuat yang dimiliki oleh Megumi, yaitu Teknik Sepuluh Bayangan, yang dianggap sebagai aset berharga bagi klan Zen’in.

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan