Mutiah yang semula bertahan di rumah, kemudian menyerah dan akhirnya mau dievakuasi ke Kantor Keluarahan Argasunya.
“Awalnya sesak aja, lama-kelamaan pusing abu asapnya ini menyengat sekali,” ujarnya.
Meski sudah ketiga kalinya terbakar, dia merasa kebakaran ke tiga ini menjadi yang terparah akibat asap tebal.
Baca Juga:Asap Tebal Kebakaran TPA Kopi Luhur Cirebon, Petugas Evakusi Dua Bayi di Blok Sumur HoeTPA Kopi Luhur Terbakar Ke Tiga Kalinya, DPKP Terjunkan 2 Unit Armada
“Paling parah ini, sebelumnya ga ada asap ke sini, ini sampai bikin pusing bau asapnya tebal sekali,” tutupnya.(Mg7)
