Pengalaman praktis sangat penting, misalkan dia mengajar bisnis, ya dia harus punya pengalaman langsung ataupun tidak langsung dalam hal bisnis. Seperti, running their own business, membuka consulting, atau bentuk-bentuk riset untuk bisa menyelesaikan masalah-masalah bisnis. Itulah hal yang tidak boleh dilupakan. Nah ini yang ditagih oleh AACSB, are you qualified? Kedua, adalah kurikulum, kamu mengajarkan ini ini, yakin kah kamu setelah mahasiswa itu lulus, dia mempunyai kompetensi yang seharusnya dibutuhkan oleh industri?.
Baru 4 Sekolah Bisnis di Indonesia yang Terakreditasi International AACSB, Inilah Tantangan dan Manfaatnya!
