Panic Buying Melanda Warga AS Setelah India Membatasi Ekspor Beras

Menurut Laporan dari WION, para warga India yang tinggal di Amerika Serikat panik belanja semua gara-gara India ngelarang ekspor beras putih. Wah, serem juga ya!
Menurut Laporan dari WION, para warga India yang tinggal di Amerika Serikat panik belanja semua gara-gara India ngelarang ekspor beras putih. Wah, serem juga ya!
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menurut Laporan dari WION, para warga India yang tinggal di Amerika Serikat panik belanja semua gara-gara India ngelarang ekspor beras putih. Wah, serem juga ya!

Kabar ini datang dari laporan video WION yang nongol Kamis (27/7). Mereka bilang, di kalangan warga India yang hidup di negeri Paman Sam ini, larangan ekspor beras bikin kehebohan.

Katanya sih, jumlah warga India di AS udah nyampe 4,9 juta orang pada tahun 2019. Jadi bisa dibayangin dong betapa rame-ramenya saat semua orang panik belanja!

Baca Juga:15 Korban Tewas Akibat Rudal Rusia yang Menghantam Kafe di UkrainaKonflik di Al Aqsa Kembali Memanas: Menteri Israel Diprotes oleh RI atas Provokasi Berulang

Emang seru, di raknya malah ada pemberitahuan, “Hanya boleh beli satu beras per satu keluarga.” Keren ya, peraturan ketat kayak gini.

Kabarnya, fenomena panic buying ini berasal dari perubahan kebijakan ekspor pemerintah India. Mereka memutuskan beras non-basmati masuk dalam daftar barang ekspor yang dilarang. Padahal, India kan jadi salah satu pengekspor beras terbesar di dunia, lebih dari 40 persen penjualan beras global!

Waduh, gimana nih? Semoga stok beras di toko-toko cepet pulih dan harga gak melonjak terus ya! Semoga warga India di AS bisa tetap nyaman dan gak panik belanja lagi. Tetep semangat, guys!

0 Komentar