JABAR EKSPRES- Tanggapi modus penipuan yang menggunakan nama BPJS Kesehatan, Agustian Fardianto, Asisten Deputi Komunikasi Publik dan Hubungan Masyarakat BPJS Kesehatan, mengingatkan masyarakat agar berhati-hati.
Dia menyarankan agar tidak mudah percaya dan tetap tenang menghadapi berbagai modus penipuan yang beredar di masyarakat.
Ardi menegaskan bahwa saat ini ada modus penipuan yang mengatasnamakan Care Center BPJS Kesehatan, yang menyatakan bahwa kartu kepesertaan JKN akan dinonaktifkan.
Baca Juga:Ketersediaan Gas LPG 3 Kg Dijamin Aman oleh PertaminaNegara Mayoritas Islam Suarakan Protes Terhadap Aksi Pembakaran Al Quran
Dia menegaskan bahwa BPJS Kesehatan tidak pernah menonaktifkan kartu kepesertaan JKN tanpa alasan yang jelas.
Sebelumnya, juga ada berbagai modus penipuan lain yang menggunakan nama BPJS Kesehatan, seperti meminta peserta untuk memberikan Nomor Induk Kependudukan (NIK), mengatasnamakan badan usaha, dan menyebarkan informasi palsu bahwa kartu kepesertaan peserta telah melebihi batas pemakaian obat-obatan.
Selain itu, ada juga modus penipuan lain yang pernah terjadi, seperti modus yang menyatakan bahwa BPJS Kesehatan memberikan bantuan sosial kepada peserta, modus rekrutmen kepegawaian, dan ancaman bahwa kepesertaan JKN akan segera diblokir.
Ardi menambahkan bahwa BPJS Kesehatan tidak pernah menghubungi peserta dengan memberikan informasi palsu, meminta NIK, memberikan hadiah, atau bantuan sosial, atau meminta peserta untuk mentransfer uang ke rekening pribadi.
Dia mengimbau peserta yang mengalami kondisi tersebut agar tetap tenang dan tidak gegabah. Jika ada keraguan, segera memastikan kembali kebenaran informasi melalui saluran resmi BPJS Kesehatan di nomor 165.
BPJS Kesehatan juga menyarankan peserta yang menjadi korban penipuan untuk segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap konten penipuan yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan berkomitmen untuk melindungi dan memberikan pelayanan terbaik bagi peserta.
Baca Juga:Ternyata Pemprov Belum Terima Laporan Panji Gumilang Gugat Ridwan KamilMengenal Manfaat Buah Semangka bagi Kesehatan dan Kecantikan
Upaya pencegahan penipuan menjadi prioritas BPJS Kesehatan guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang disediakan.
