“Besaran iuran bisa ditentukan oleh petani millenial berdasarkan kemampuan nya,” ucap Nancy.
Dalam acara Inaugurasi ini, bjb Siap akan membantu mempersiapkan masa pensiun para petani milenial. Nancy mengajak masyarakat, termasuk Petani Milenial, mempersiapkan program pensiun sejak dini, apapun profesinya dan berapapun penghasilannya. Agar masa depan menjadi lebih sejahtera.
“bank bjb siap untuk masa depanmu,” ucap Nancy.
“Kalau mau menjadi petani yang sukses itu harus berjuang, apapun masalahnya, ya kita harus hadapi. Juga selalu konsisten dengan apa yang kita pilih,” ucap Aenul
Baca Juga:Tingkatkan Kepatuhan Badan Usaha, BPJS Kesehatan Bandung Gandeng StakeholderMenuju Jabar Digital Province, Sekda Kabupaten/Kota Dilatih di Korea
Petani Milenial lain, Indra Prasetya Nugraha, yang mengelola peternakan sapi, juga merasakan pahit getir, seperti terjadi masalah penyakit kuku mulut, apalagi usahanya juga sempat terganggu ketika terjadi bencana alam. Namun, ia bersyukur, mendapat bantuan pendampingan bank bjb sehingga usahanya terus berkembang.
Ia mengakui, untuk mengembangkan usaha, memerlukan dukungan permodalan. Syukurnya, setelahh ikut Petani Milenial, ia mendapat dukungan penuh dari bank bjb dan pemerintah provinsi Jawa Barat
“Terimakasih bank bjb dan Pemprov Jabar sudah mendampingi saya sampai dengan titik ini. Pemprov dan bank bjb, bagai orang tua yang mendukung dan menemani kami dengan setia, hadir dalam setiap tarikan nafas, dalam perih, getir, tangis dan tawa, hingga kami mencapai cita cita,” ucap Indra.
Sementara Taufik Hidayat, yang mengembankan usaha Jamur, mengajak para Petani Milenial dan anak muda di desa, untuk terus semangat pantang menyerah meski dalam menjalankan usaha mengalami kendala. Ia bercerita, harus merugi hingga puluhan juta, dimana kumbungnya ambruk akibat musibah hujan dan sekitar 20 ribu baglog hancur. Namun, peristiwa itu tak mematahkan semangatnya. Karena ia punya mimpi menjadi petani yang berhasil dan mendorong desa semakin maju.
