Kenapa Kaum Muda Sering Pindah Kerja? Ini Penjelasannya!

Editor:

Selain itu, kebiasaan ini telah menerima reputasi buruk di banyak tempat; dari kalangan perekrut hingga tingkat pimpinan.

Namun, stereotip ini mungkin sudah ketinggalan zaman.

Dalam pasar tenaga kerja yang ketat dan lingkungan di mana perusahaan menunjukkan semakin sedikit loyalitas kepada pekerja, banyak dari mereka yang melompat-lompat tempat kerja justru menikmati hasilnya.

Bagi generasi yang lalu, kontrak kerja adalah tanda syarat bahwa perusahaaan akan menghargai loyalitas dengan peningkatan jabatan dan upah. Setelahnya, pemahaman ini tergoyahkan tahun 1980.

“Lebih banyak pekerja mulai merasa mudah tersingkirkan, dan pekerjaan mereka dapat hilang kapan saja.”

Pada 1990-an, sebuah mentalitas baru telah berkembang: job hopping (berpindah-pindah tempat kerja).

Bagaimana pendapatmu tentang kebiasaan pindah kerja ini?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.