Berhasil Lolos dari Peluru Brigadir J, Kemampuan Tembak Bharada E Akan Diuji

“Ya, kalau di media itu bisa (ngomong). Dia pelatih dan jago tembak walaupun baru masuk polisi,” ujarnya.

Susno Duadji menduga ujian yang dilakukan salah satunya dengan diberi senjata dan sejumlah peluru sejumlah itu.

Kemudian, diperagakan posisi tembak-menembak sebenarnya.

“Ditanya berapa lama tembak-tembakan itu. Oh sepuluh detik atau lima detik, habiskan semua peluru selama lima detik dengan menembak boneka atau patung yang tingginya mirip korban Brigadir J,” kata Susno.

Dia melanjutkan, hanya dalam uji nanti atau dikonstruksikan itu, salah satu yang hilang adalah tidak dalam kondisi psikologis seperti saat kejadian. Dalam arti, tidak ada yang mengancam atau menembak duluan. (poj)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.