“Saya harapkan pemerintah mengembangkan literasi warga, jangan hanya terbatas penyediaan pojok baca,” lanjut Tata.
Dalam penuturannya, Tata berpesan, supaya pemerintah desa dapat mengadakan kegiatan-kegiatan literasi guna mendorong minat baca masyarakat.
“Adakan diskusi tentang keilmuan, menambah wawasan warga atau bedah buku untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Harus ada inovasi dan kemauan dari desa,” kata Tata.
Baca Juga:Forum Dago Melawan Surati Pemkot BandungWarga Kota Bandung Tak Perlu Khawatir Berkurban
Dia juga menerangkan, pengembangan fasilitas literasi masyarakat bisa dilakukan menggunakan anggaran dana desa.
“Pengembangan pojok baca menjadi taman bacaan untuk fasilitas literasi masyarakat juga boleh dianggarkan dari alokasi dana desa. Itu sangat dimungkinkan,” tutup Tata.*** (Bas)
