Kekesalannya mengenai kelalaian para kru kapal, karena dia sendiri memiliki kapal sehingga mengetahui dengan persis seperti apa SOP yang harus diterapkan.
“Mungkin ada beberapa juga yang tahu bagaimana SOP keamanan dan kenyamanan tamu di kapal kami selalu jadi hal terpenting yang selalu saya tingkatkan. Di Perusahaan saya jika ABK lalai tidak adanya inpeksi H-1 trip, minum miras tanpa adanya kontrol yang baik membuat mereka terlambat bangun, menyalahi SOP, tidak adanya kesigapan hingga membuat kenyamanan dan tamu terganggu, akan saya keluarkan tanpa kompensasi,” tegasnya.
Namun, dia mengatakan mengingat kejadian ini bukan menggunakan kapalnya, jadi dia kurang paham dengan baik pribadi ABK masing-masing. “Hanya yang saya tahu, KM Tiana sudah sering sailing beberapa kali setelah renovasi tanpa kendala,” pungkasnya. (pjs/rit)
