Gangguan Mimpi Buruk: Gejala Psikologis, Penyebab, & Komplikasi

Editor:

Jabarekspres.com — Mimpi buruk merupakan pengalaman umum setiap orang. Meski demikian, mimpi buruk kerap menjadi hal yang mengganggu.

Mimpi buruk bisa mengganggu kualitas tidur. Itu kerap terjadi pada anak-anak. Oleh karenanya, ia bisa menjadi suatu disorder. Nightmare disorder.

Gangguan mimpi buruk adalah gambaran-gambaran negatif dalam mimpi yang begitu sering terjadi. Ketika gangguan mimpi kerap terjadi, ia bisa menyebabkan stress, mengacaukan kualitas tidur, dan menimbulkan ketakutan ketika hendak tidur.

GEJALA

Pengalaman seperti ini dapat jarang atau lebih sering terjadi. Bahkan bisa terjadi beberapa kali dalam semalam. Episode umumnya singkat, tetapi menyebabkan seorang terbangun. Pada akhirnya, tidur lagi jadi sulit.

Seseorang harus segera melakukan konsultasi jika sering mengalami kejadian seperti ini:

  • Sering terjadi
  • Aktivitas di siang hari jadi terganggu, seperti kecemasan atau ketakutan yang terus-menerus, atau kecemasan sebelum tidur karena mengalami hal serupa lainnya
  • Mengganggu konsentrasi atau ingatan
  • Membuat kelelahan di siang hari, ngantuk dan loyo
  • Menyebabkan ketakutan

PENYEBAB

Dalam dunia medis, gangguan pengalaman seperti ini disebut sebagai parasomnia. Kendati demikian, penyebabnya tidak bisa diketahui secara pasti.

Banyak hal yang menjadi penyebab kenapa seorang mengalami fenomena seperti ini. Berikut ini merupakan hal-hal yang menjadi penyebabnya, dilansir dari Mayo Clinic:

Stres atau kecemasan. Peristiwa seperti ini bisa karena tekanan kehidupan sehari-hari, seperti masalah yang terjadi di luar atau di dalam lingkungan keluarga.

Pengalaman pahit juga menjadi penyebab peristiwa seperti ini. Kematian dari orang yang sangat dicintai, misal. Perasaan cemas beresiko besar mejandi penyebabnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.