Sepekan, Cacar Monyet di Belanda Meningkat Dua Kali Lipat, Seluruh Pasiennya Kaum Penyuka Sesama Jenis

Cacar monyet berasal dari Afrika. Selama beberapa minggu itu telah menyebar terutama di negara-negara Eropa. Belanda pertama kali melaporkan penyakit tersebut pada Jumat (20/5).

Virus cacar monyet bisa menulari seseorang melalui kontak dekat dengan pengidap. Selain benjolan khas pada kulit, pasien mungkin mengalami demam, sakit kepala, nyeri punggung, dan pembengkakan kelenjar getah bening.
Perjalanan penyakit biasanya cukup ringan, tetapi dapat menyebabkan komplikasi. Terkadang, kondisi ini bisa berakibat fatal.

Orang yang lahir sebelum tahun 1974 dan dibesarkan di Belanda kemungkinan telah menerima vaksinasi cacar, yang masih beredar di dunia pada saat itu. Vaksin itu juga dapat memberikan perlindungan terhadap cacar monyet, menurut para ahli.

Siapapun yang dinyatakan positif mengidap penyakit tersebut harus tetap diisolasi. Artinya orang tersebut tidak diperbolehkan melakukan kontak dengan orang lain sampai gejalanya hilang. Kontak dekat, seperti anggota keluarga dan pasangannya, harus dikarantina sebagai tindakan pencegahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.