Lewat Film Kopi Pahit, Mahalini Belajar Berumah Tangga

Namun, setibanya di Indonesia di mana mereka harus menjalani karantina selama seminggu penuh di sebuah hotel, permasalahan mulai muncul.

Rumah tangga mereka yang baru dimulai diuji dengan kehadiran sosok Tasya yang mengirimkan pesan kepada Joel. Komunikasi keduanya dianggap tidak wajar sehingga mengakibatkan Gendis terbakar api cemburu. Pertengkaran tidak terhindarkan.

Mahalini bercerita, salah satu pengalaman menarik ketika menjalani syuting film Kopi Pahit adalah ketika beradegan marah. Namun, ada hal yang membuatnya tertawa.

“Waktu itu kita harus beradegan marah, tapi lawan main kita menggunakan helm yang ada kameranya, kan kelihatan lucu. Kita harus beradegan marah sambil menahan ketawa,” kata Mahalini.

“Berat helm dengan kamera itu sekitar 20 kilo. Jadi saya harus membagi fokus bagaimana gambarnya supaya bagus, dan akting. Kita kan di ruangan cuma berdua, jadi benar-benar menguras konsentrasi. Mau akting marah tapi menahan rasa ingin ketawa,” timpal Nuca.

Bagi Mahalini, film Kopi Pahit sangat berarti dalam perjalanannya di dunia keaktoran. Sebab ia banyak belajar dari sisi akting lewat film arahan sutradara Herwin Novianto tersebut. “Saya belum pernah memainkan karakter seperti ini di film,” ucapnya. (jawapos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.