UAS Ditahan di Imigrasi Singapura, Begini Penjelasan Dubes RI

Editor:

“Sampai di Pelabuhan Tanah Merah jam 1.30 waktu Indonesia, karena jam tidak saya ubah, saya cinta NKRI,” ungkap UAS.

Dia menyatakan, hingga kini belum mengetahui alasan dirinya dideportasi dari Singapura. Karena itu, meminta Kedutaan Besar Singapura di Indonesia untuk memberikan penjelasan terkait hal itu.

“Itulah yang mereka tak bisa menjelaskan, pegawai imigrasi tak bisa menjelaskan, jadi yang bisa menjelaskan mungkin Ambasador off Singapura in Jakarta, you have to explane to our community’s why did your contry, why your govermenet rejeck us, why your goverment deport us, kenapa, apakah karena teroris? Apakah karena ISIS? apakah karena bawa narkoba, itu musti dijelaskan,” tegas UAS.

Terpisah, Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Singapura, Suryopratomo menyampaikan Ustad Abdul Somad bukan dideportasi. Dia menyebut, pihak imigrasi Singapura tidak mengizinkan UAS untuk masuk ke wilayah negara singa tersebut.

“UAS tidak dideportasi. Tetapi tidak mendapatkan approval (persetujuan) untuk masuk Singapura,” beber Suryopratomo.

Dia menjelaskan, perihal izin bukanlah kewenangan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Suryopratomo menegaskan, keputusan tersebut merupakan kewenangan resmi dari Pemerintah Singapura.

“Itu kewenangan Singapore bukan KBRI,” tegas Suryopratomo menandaskan. (jawapos-red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *