Sejumlah Ponsel Koordinator Massa Aksi di Depan Gedung Sate Sempat Diretas

Editor:

“Ada beberapa (teror pesan berantai, red) pamflet-pamflet yang menyerukan untuk jangan melakukan aksi pada tanggal 21 (hari ini),” ucapnya.

“Kayak (Isi pesan) jangan aksi pada tanggal 21 (Kamis) hari ini, jangan sampai anarkis, ini bulan Ramadan, dan lain-lain. Pesan itu masuk ke teman-teman. Rata-rata (korban pesan berantai) koordinator atau pimpinan (massa aksi) kampusnya,” tambahnya.

Menurutnya, buzzer-buzzer saat ini sudah masuk ke media-media komunikasi para mahasiswa peserta aksi unjuk rasa.

“Menanggapi itu, tampaknya pemerintah mulai panik, pemerintah mulai takut dengan gerakan mahasiswa hari ini,” ujarnya.

“Makanya (muncul) upaya peredaman dan lain-lain mereka lakukan. Seperti intimidasi dan memberikan suatu ancaman kepada mahasiswa itu sendiri,” pungkasnya. (zar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *