Kolonel Priyanto, Pembunuh Handy-Salsabila, Dituntut Pasal Berlapis dengan Ancaman Hukuman Mati

Seperti diketahui, ketiga oknum TNI tersebut adalah pelaku penabrak dan pembuang jenazah kedua sejoli Handi dan Salsabila di Nagreg, Kabupaten Bandung.

Mereka menumpang mobil Isuzu Panther yang terlibat kecelakaan dengan sepeda motor Handi-Salsabila yang mengarah ke Kabupaten Bandung.

Pasca kecelakaan itu, mereka membawa masuk tubuh Handi dan Salsabila. Kemudian melaju ke arah Limbangan.

Kendati demikian, bukannya membawa ke rumah sakit atau puskesmas terdekat, mereka membuang jenazah Handi dan Salsabila di sungai yang sudah masuk wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Saat membuang jenazah tersebut, diduga salah satu korban masih hidup. Hal itu sesuai dengan temuan pemeriksaan forensik.

Persidangan terhadap tiga prajurit TNI, yang menjadi pelaku kecelakaan tabrak lari berujung pembunuhan dua remaja di Nagreg pada 8 Desember 2021 itu, digelar terpisah karena berkas perkaranya berbeda. (rc/rit)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.