Diduga Pengemudi Mengantuk, Mobil Seorang Dokter Naik Trotoar dan Terguling

Diduga Pengemudi Mengantuk, Mobil Seorang Dokter Naik Trotoar dan Terguling
Satu unit mobil Honda HRV yang dikendarai seorang dokter mengalami kecelakaan di Jl. Lombok, Kota Bandung. Senin (29/11).
0 Komentar

BANDUNG – Satu unit mobil jenis Honda HRV dengan nomor polisi D 1704 AJB mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lombok pada Senin (29/11) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

Dengan adanya insiden tersebut, wanita pengemudi mobil yang adalah seorang seorang dokter ini diduga mengantuk hingga menabrak salah satu tiang di sekitaran Jalan Lombok.

Menurut Anggota Unit Lakalantas Polrestabes Bandung, Bripka Darsono menjelaskan bahwa kronologi kecelakaan tersebut berawal ketika mobil melaju kencang dari arah Stadion Siliwangi mengarah ke Jalan L.L.R.E Martadinata (Riau).

Baca Juga:Kasus Covid-19 di Depok Meningkat Lagi, Ini Kata Wali KotaTingkatkan Kesejahteraan Petani dengan Kemitraan Agribisnis Closed Loop

“Jadi kronologisnya, mobil Honda HRV itu melaju dari arah Selatan atau dari arah Stadion Siliwangi mau mengarah (menuju) ke Jalan Riau. Pada saat di TKP, tepatnya di depan nomor 41, diduga pengemudi mengantuk sehingga mobil menaiki trotoar dan menabrak lalu terguling,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (29/11).

Sementara itu, Darsono juga menambahkan bahwa menurut keterangan, korban mengaku mengemudi dalam keadaan mengantuk.

“Kendaraan sendiri terguling. Namun dari keterangan saksi mata, mobil tersebut hanya satu yang terlibat, terus yang bersangkutan (pengemudi) pun sempat ditanya sedikit oleh kita (anggota Lakalantas), katanya mengantuk,” ucapnya.

“Pengemudi atau korban, tidak mengalami luka berat, hanya mungkin dia sedikit syok, dan selanjutnya yang bersangkutan akan kami dibawa pulang terlebih dahulu, karena takut ada hal-hal lain,” tambahnya.

Dengan adanya kejadian kecelakaan tersebut, Darsono menuturkan bahwa pihaknya akan melakukan observasi terkait adanya kecelakaan tersebut

“Selanjutnya akan dibawa dulu (mobilnya) ke bengkel yang ditunjuk oleh mereka (pihak derek) karena mereka sudah komunikasi dengan pihak bengkel. untuk surat-suratnya sendiri kita amankan,” pungkasnya.

(Mg4/wan)

0 Komentar