Pimpinan Tak Menyadari Ideologi Kelompok Radikal Menyusup ke Tubuh ASN

Kader Intelektual Muhammadiyah Muhammad Abdullah Darraz. ANTARA/HO-BNPT
Kader Intelektual Muhammadiyah Muhammad Abdullah Darraz. ANTARA/HO-BNPT
0 Komentar

“Kuncinya yang pertama adalah menyadari bahwa gerakan ini (radikal dan intoleran) ada. Kedua, sesegera mungkin mendeteksi sumbernya dimana, karena saya sendiri meyakini bahwa pendekatan kelompok radikal tersebut menargetkan orang-perorangan dengan mengajarkan hal-hal yang bertentangan atau polemik,” katanya lagi.

Ketiga adalah internalisasi nilai-nilai ideologi Pancasila, nilai kebangsaan, nilai kebinnekaan, serta nilai-nilai positif di negara Indonesia, kata Darraz pula. (antara/red)

0 Komentar