oleh

Ketua DPRD DKI Dicecar Selama 3 Jam oleh KPK Terkait Kasus Proyek Tanah Munjul

JAKARTA – Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi selesai menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Pondok Ranggon, Jakarta Timur. Prasetyo keluar dari ruang penyidik KPK sekitar pukul 13.30 WIB.

Prasetyo diperiksa di ruang penyidikan kurang lebih selama tiga jam sejak pukul 09.45 WIB. Prasetyo mengaku dicecar sebanyak tujuh pertanyaan.

“Sedikitlah ada enam atau tujuh pertanyaan,” kata Prasetyo usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (21/9).

Politikus PDI Perjuangan ini mengaku dicecar penyidik KPK terkait proses penganggaran tanah di Munjul, Pondok Ranggon, Jakarta Timur. Sebab dirinya juga menjabat sebagai Ketua Badan Anggaran (Banggar) DKI Jakarta.

“Saya sebagai Ketua Banggar menjelaskan semua dibahas dalam komisi. Nah dalam komisi apakah itu diperuntukan untuk ini, ya namanya dia minta selama itu ditujukan dengan baik nggak ada masalah. Pembahasan-pembahasan itu langsung sampai ke Banggar besar, dari Banggar besar kita langsung ketok palu,” ucap Prasetyo.

Baca Juga:  Luhut dan Erick Thohir Dilaporkan ke KPK Terkait Bisnis PCR

“Dari situ saya serahkan ke eksekutif. Nah itu eksekutif yang punya tanggung jawab,” imbuhnya.

Selain Prasetyo, pada pemeriksaan hari ini tim penyidik juga memeriksa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Keterangan keduanya dibutuhkan untuk mendalami perkara dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga