oleh

Minum Kopi Bisa Bikin Tubuh Lemas, Ternyata Ini Penyebabnya

Minum kopi bisa menjadi pembangkit mood atau moodbooster karena kandungan kafein di dalamnya. Tetapi, kafein juga dapat mempengaruhi masing-masing orang secara berbeda, tergantung pada kebiasaan konsumsi kopi.

Profesor di Departemen Psikiatri dan Ilmu Perilaku di University of Washington Mark Stein mengatakan kafein dalam jangka pendek memang membantu memberikan perhatian dan kewaspadaan. Kafein membantu beberapa tugas kognitif, dan membantu meningkatkan energi.

“Tetapi efek kumulatif atau dampak jangka panjang memiliki efek sebaliknya,” katanya seperti dilansir dari Seattle Times, Kamis (16/9).

Bagian dari efek paradoks kafein dihasilkan dari apa yang oleh para peneliti disebut sebagai tekanan tidur. Sehingga memicu rasa kantuk seiring berjalannya hari.

“Sejak kita bangun, tubuh kita memiliki jam biologis yang mendorong kita untuk kembali tidur di kemudian hari,” katanya.

Seorang ahli saraf di Universitas Johns Hopkins yang mempelajari tidur, Seth Blackshaw, mengatakan para peneliti masih mempelajari tentang bagaimana tekanan tidur terbentuk di dalam tubuh. Akan tetapi sepanjang hari, sel dan jaringan kita menggunakan dan membakar energi dalam bentuk molekul yang disebut adenosin trifosfat, atau ATP.

Saat ATP itu dikeluarkan, sel kita menghasilkan bahan kimia yang disebut adenosin sebagai produk sampingan. Adenosin itu terus mengikat reseptor di otak, membuat kita lebih mengantuk.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga