oleh

Pegiat Industri Pariwisata dan Kebudayaan Jabar Harap Dapatkan Bansos

BANDUNG – Salah satu perwakilan dari Ketua ECO Bambu Cipaku Bagja Ikhsan dorong pemerintah salurkan bantuan sosial (bansos) bagi seluruh pegiat industri pariwisata dan kebudayaan yang terdampak aturan PPKM. Sebab, tidak semua dari mereka memiliki kondisi keuangan yang baik.

“Para pelaku wisata dianggap semuanya orang-orang yang mampu oleh pemerintah makanya setiap pendataan itu kita selalu enggan ada di dalam data itu. Selama pandemi ini gak ada sama sekali relaksasi yang diberikan bagi pegiat pariwisata,” ujar Bagja di Gedung DPRD Jabar, Selasa(10/8).

Baca Juga:  Angka Kemiskinan Kota Bandung Meningkat, Pengamat Sarankan Langkah Ini Kepada Pemkot

Menurutnya, sektor pariwisata dan kebudayaan merupakan penyumbang terbesar nomor dua devisa negara. Oleh sebab itu, perhatian pemerintah sangat dibutuhkan agar industri tersebut mampu terus bertahan.

“Tapi ketika kondisi seperti ini kita tidak mendapat perhatian,” katanya singkat.

Selain mengharapkan bansos, Bagja ingin adanya kebijakan pemerintah terkait relaksasi pajak hingga subsidi listrik. Poin penting lain yang dibahas yakni soal kemungkinan pelonggaran PPKM dan solusi bagi industri restoran maupun kafe.

Baca Juga:  Angka Kemiskinan Kota Bandung Meningkat, Pengamat Sarankan Langkah Ini Kepada Pemkot

“Karena sekarang kan, pengunjung itu jarang bahkan bisa dibilang tidak ada lagi, tetapi pajak dan listrik tetap harus dibayar. Restoran dan kafe turut terdampak aturan PPKM sehingga kita coba diskusikan pelonggaran PPKM untuk di wilayah Jabar seperti apa,” tuturnya.

Bagja menambahkan, pihaknya lebih memilih jalur musyawarah bersama pemangku kebijakan ketimbang melakukan aksi di jalan atau melalui media sosial.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.