oleh

Dadang Buaya Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

GARUT – Pelaku penyerang Koramil dan Polres Pameungpeuk Kabupaten Garut Dadang Buaya dan Herdiawan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Dadang bersama temannya terancam hukuman 10 tahun penjara dengan jeratan UU Darurat NO 12 Tahun 1951 JO Pasal 170 JO Pasal 351 KUHP. Tentang membawa senjata tajam dan melakukan penyerangan.

Dia bersama temannya diketahui telah melakukan penyerangan terhadap lembaga institusi Negara. Bahkan, bersama beberapa temannya Dadang Buaya membekali dengan senjata tajam.

Baca Juga:  Video Jokowi Kembali Viral, Dulu Larang Pejabat Rangkap Jabatan, Eh Sekarang

Kapolres Garut AKBP Adi Benny mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan Dadang Buaya telah melakukan tindakan yang mengancam jiwa. Bahkan, dia melakukan penyerangan terhadap anggota polisi dan berencana menyerang Koramil dan Polsek.

Baca Juga: Kelompok Preman di Garut Nekat Serang Markas Koramil dan Polsek Pameungpeuk

‘’Dadang datang ke Mako Koramil Kec. Pameungpeuk dan kemudian terjadi pengancaman dengan sajam dan pehinaan dengan kata-kata kasar, setelah itu kelompoknya mendatangi Polsek Pameungpeuk dalam keadaan mabuk lalu mencari anggota polisi bernama Bripka Bedi dengan membawa sajam,’’kata Erdi.

Baca Juga:  Sayembara Rp 1 Juta Bagi yang Berhasil Temukan Pekerja Bangunan yang Viral Ini

Tidak itu saja, Dadang juga melakukan penyerangan kepada Bripka Uun. Beruntung, serangan senjata tajam itu berhasil dihindari.

“para tersangka saat ini telah dilakukan Penahanan dan Proses Penyidikan lebih lanjut,” kata dia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

2 komentar

  1. Teu guna NU kieu mah ditahan ge kalah mholok mholok Biaya nagara, sok urang iring sakali fajar di tahanan taroh lah 7.000 x 3 , Tah sapoe fajar na 21 rebu dikali sataun 365 poe, jadi 21 Rebu x 365 = 7.665.000, lamun sapuluh tahun 76.650.000, lebar teuing dipake maraban NU kitu, mending dipake nyieun Sasak dilembur kuring, mending NU kitu mah parabkeun ka buaya weh, dihirupannge kalah jadi beban negara…

  2. Teu guna NU kieu mah ditahan ge kalah mgolok mgolok Biaya nagara, sok urang itung sakali dahar di tahanan taroh lah 7.000 x 3 , Tah sapoe dahar na 21 rebu dikali sataun 365 poe, jadi 21 Rebu x 365 = 7.665.000, lamun sapuluh tahun 76.650.000, lebar teuing dipake maraban NU kitu, mending dipake nyieun Sasak dilembur kuring, mending NU kitu mah parabkeun ka buaya weh, dihirupannge kalah jadi beban negara…

Baca Juga