oleh

Rhoma Irama Ajukan Kasasi ke Mahkamah Agung Terkait Hak Cipta Lagunya

JAKARTA – Rhoma Irama mengajukan kasasi terhadap putusan majelis hakim yang menolak gugatannya. Dia tetap yakin tidak pernah menerima uang Rp 533 juta dari PT Sandi Record untuk izin pakai lagu. Jika memang benar Sandi mentransfer uang itu, penerimanya bukan Rhoma, melainkan orang lain. Uangnya pun tidak pernah diterima Rhoma.

”Sebenarnya majelis hakim terlalu prematur. Haji Rhoma tidak pernah menerima uang itu. Yang menerima kan beberapa orang itu. Kami akan uji lagi di tingkat kasasi. Kami yakin seyakin-yakinnya kasasi kami akan dikabulkan,” ujar Iwan Ameeroeddin, pengacara Rhoma, kemarin (13/4).

Selain itu, Rhoma akan melaporkan PT Sandi Record ke polisi. Masalahnya sama, tentang hak cipta lagu yang diduga dilanggar Sandi. ”Laporan pidana ini bisa kami lakukan setelah adanya mediasi di pengadilan,” katanya.

Iwan mengakui bahwa Sandi pernah mentransfer Rp 231 juta ke Rhoma. Namun, uang tersebut bukan untuk izin lagu. Melainkan untuk keperluan lain.

”Dulu Haji Rhoma pernah bertemu dengan Sandi Record di Surabaya, masalahnya pembajakan. Itu dikaitkan sama Sandi dengan masalah di YouTube, padahal tidak ada hubungannya,” ungkap dia.

Sementara itu, pengacara PT Sandi Record Rachmat Idisetyo mempersilakan pihak Rhoma menempuh upaya hukum kasasi dan akan melaporkan pidana. Pihaknya juga akan mempersiapkan kontramemori kasasi. ”Kami menghormati karena itu hak beliau,” ucapnya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga